Pengertian dan Prinsip NLP

Pengertian dan Prinsip NLP

Pengertian dan prinsip NLPIn short : Pernahkah Anda mendengar tentang NLP ? Artikel ini akan membahas apakah NLP itu dan bagaimana itu dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini juga akan menyajikan 10 prinsip pokok NLP agar penerapannya maksimal.

Mungkin sebagian dari Anda sudah pernah mendengar tentang NLP atau mungkin saja Anda belum pernah mendengarnya sama sekali. Tapi faktanya, NLP adalah pokok bahasan yang hangat karena keunikan strukturnya. NLP akan membuat kita mengerti bagaimana otak manusia bekerja. Dengan demikian kita dapat mengembangkan potensi dengan lebih baik lagi.

Pengertian NLP

NLP adalah sebuah singkatan dari Neuro-Linguistik Programming. Jika diterjemahkan maka arti dari NLP adalah pemrograman linguistik. Dari istilah yang digunakan NLP tampaknya agak sedikit rumit, berbau teknologi dan tidak ada kaitannya dengan psikologi.

Tetapi jika kita lihat lebih jeli lagi isitlah NLP sesungguhnya hanya sebuah uraian deskriptif. Kata neuro merujuk pada sistem saraf sedangkan linguistik merujuk pada kemampuan untuk menggunakan bahasa. Kata programming dipinjam dari ilmu komputer untuk mensinyalkan bahwa pikiran, perasaan, dan tindakan manusia adalah program-program kebiasaan yang bisa diubah dengan melakukan upgrade pada perangkat lunak mental kita

Pada awalnya, NLP tampak seperti bintang kecil yang berkelap-kelip; kemudian, saya mengira ia seperti ilmu sihir yang misterius; sekarang, ia seperti teman paling setia dan bisa dipercaya; sehingga saya tak tahu apa jadinya hidup ini tanpanya

– Gerry Schmidt, trainer di NLP Comprehensive

Untuk memahami lebih jauh tentang NLP kita perlu melihat contoh perubahan awal era ski modern. Sebelum era 1950-an, muncul anggapan bahwa para pemain ski adalah sebuah bakat alami.

Jika Anda bisa bermain dan menikmati ski hanya dengan sedikit latihan atau istilahnya sekali belajar langsung bisa maka Anda akan dianggap memiliki bakat alami bermain ski dan dipandang sebagai calon pemain ski yang baik.

Tetapi benarkah seperti itu ? Benarkah hanya orang yang memiliki bakat alami saja yang bisa bermain ski ? Ternyata tidak. Pada tahun 1950-an, Profesor Edward T.Hall yang juga merupakan penulis buku The Silent Language mampu merombak pandangan  itu. Profesor Hall melakukan penelitian dengan cara menempatkan sejumlah pemain ski jagoan di kawasan Alpen direkam dalam film hitam-putih 16mm. Selanjutnya para peneliti mengamati film-film itu frame demi frame. Mereka lalu membagi gerakan-gerakan lembut ski ke dalam sebuah istilah yang disebut sebagai “isolates” atau unit terkecil dari sebuah perilaku.

Melalui pengamatan ini, peneliti mengetahui bahwa meski masing-masing pemain ski mempunyai gaya berbeda tetapi mereka ternyata menggunakan isolates yang sama. Inti dari isolate adalah mengidentifikasi esensi dari kemampuan individu yaitu gerakan tertentu yang menjadikan mereka menjadi pemain ski hebat. Akhirnya, isolate ini diajarkan kepada para pemula sehingga merekapun juga dapat bermain ski dengan baik. Dalam NLP istilah isolate disebut sebagai model.

Praktisi NLP akan mempelajari kehidupan orang sukses untuk menemukan apa rahasia dibalik kesuksesannya itu. Setelah rahasia ditemukan, peneliti akan mengajarkan rahasia itu agar bisa dimodel oleh orang lain. Sehingga secara mudah dapat dijelaskan bahwa memodel sama dengan meniru. Ketika kita meniru cara kerja orang berpretasi, maka kita akan ikut berpretasi. Begitulah modeling dan begitulah NLP bekerja.

Prinsip NLP

Untuk memahami NLP secara utuh, kita perlu mengerti 10 prinsip dasar NLP.

1. Peta bukanlah teritori

Kita terlebih dahulu sudah dikenalkan dengan istilah peta mental. Peta mental adalah gambaran mental tentang sesuatu. Tetapi peta mental tentang dunia tidak menggambarkan dunia yang sesungguhnya. Artinya, apa yang kita pikirkan belum tentu terjadi yang sebenarnya

2. Pengalaman mempunyai struktur

Pikiran dan ingatan ibarat sebuah puzzle. Puzzle terdiri dari bagian-bagian kecil yang akhirnya dapat berubah menjadi bentuk yang jelas. Jika kita mengubah susunan puzzle, maka bentuk puzzle secara keseluruhan juga akan berubah. Pikiran dan ingatan manusia memiliki pola tertentu terhadap sebuah pengalaman. Jika pola tersebut diubah maka secara otomatis pengalaman juga berubah. Jadi, kita dapat mengubah kenangan negatif menjadi kenangan positif

3. Jika seseorang bisa melakukan sesuatu, orang lain pasti bisa belajar melakukannya

Ternyata kita bisa meniru peta mental orang sukses dan mengubahnya menjadi peta mental pribadi. Banyak yang berpikir bahwa sesuatu itu susah diraih atau bahkan mustahil. Tetapi mereka yang berpikiran demikian mungkin tidak pernah mencobanya hingga muncullah kesimpulan bahwa ia tidak mampu melakukannya. Faktanya, siapa saja mampu meraih apa yang dicita-citakan.

4. Otak dan tubuh adalah bagian-bagian dari satu sistem yang sama

Sepertinya kalimat tersebut agak rumit. Tapi maksudnya adalah pikiran manusia secara langsung berpengaruh terhadap tegangan otot, pernafasan, perasan, dan lain sebagainya. Berlaku sebaliknya bahwa ketegangan otot, pernafasan dan perasaan juga mempengaruhi otak manusia. Intinya adalah kalau kita ingin mengubah tubuh maka kita juga belajar mengubah otak, kalau mengubah otak kita juga mengubah tubuh.

5. Kita sebenarnya sudah mempunyai segala sumber yang kita butuhkan

Sejak lahir manusia sudah dibekali dengan mental images, inner voices, sensasi dan perasaan. Itu semua sebenarnya adalah dasar bagi semua sumber fisik maupun mental manusia. Gunakan sumber daya itu untuk membangun setiap pikiran, perasan atau keahlian apapun yang kita inginkan.

6. Kita tidak bisa TIDAK berkomunikasi

Manusia selalu berkomunikasi baik secara verbal maupun non-verbal. Tapi yang terjadi adalah komunikasi non-verbal malah lebih berpengaruh daripada komunikasi verbal. Senyuman, penampilan, lenguhan, sikap tubuh, dan lain sebagainya memiliki peran penting daripada komunikasi verbal seperti kata-kata. Itu artinya, hampir setiap saat manusia berkomunikasi. Kalau kita sedang bicara dengan orang lain, kita bisa menilai orang tersebut lewat kontak mata, nada, bahasa tubuh dan lain sebagainya.

7. Makna dari komunikasi kita adalah respons yang akan kita dapatkan

Kunci agar orang lain mau mendengarkan dan melakukan apa yang kita inginkan terletak pada komunikasi. Mengetahui bagimana cara berkomunikasi diterima bisa membuat komunikasi yang kita lakukan berhasil dan memiliki pesan yang jelas

8. Setiap perilaku pada dasarnya adalah kehendak positif

Jika kita sadar, kita akan tahu bahwa dibalik semua perilaku yang menyakitkan, menyedihkan, dan bahkan tidak masuk akal ternyata memiliki pesan positif didalamnya. Maka, carilah pesan positif itu

9. Orang selalu membuat pilihan terbaik yang tersedia buat dirinya

Setiap kita pasti memiliki masa lalu atau sejarahnya sendiri. Sejarah itu mengajarkan apa yang harus kita lakukan dan bagaimana kita melakukannya. Melalui sejarah ini akhirnya kita harus membuat pilihan yang terbaik buat diri sendiri

10. Jika yang Anda lakukan tidak berhasil, lakukan lainnya

Kalau kita hanya melakukan apa yang sudah pernah kita lakukan maka hasilnya hanya sebatas apa yang sudah dilakukan. Jika Anda ingin sesuatu yang baru, lakukan sesuatu yang baru juga terutama saat harus berhadapan dengan banyak pilihan

Kesimpulan

Ketika kita yakin bahwa kita tidak mampu melakukan sesuatu maka keyakinan itu benar-benar terjadi. Satu-satunya cara untuk melewati kesulitan tersebut adalah mengubah cara pandang pribadi. Itulah NLP. Inti dari semuanya itu adalah bagaimana kita mengubah cara berpikir hingga kita mendapatkan apa yang ingin kita dapatkan.

Referensi

Andreas, S dan Charles Faulkner. 2008. Neuro-Linguistic Programming : New Technology Achievement. Diterjemahkan oleh : Teguh Wahyu Utomo. Yogyakarta : Pustaka Baca!

Prinsip dasar NLP yang menggairahkan – Mindbeautycentre