Manfaat Menulis Ekspresif

Manfaat Menulis Ekspresif

Manfaat Menulis Ekspresif – Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi stres adalah dengan menulis. Ketika seseorang mulai menuliskan perasaannya disebuah kertas, maka stres bisa berkurang.  Lalu, apakah menulis ekspresif itu hanya sedakar menulis atau menulis yang bagaimana ? Mengapa menulis bisa meningkatkan kesehatan mental ? Simak penjelasannya.

Definisi Menulis Ekspresif

Psikolog klinis John F Evans Ed.D dalam website psychologytoday.com mendefinsikan menulis ekspresif sebagai menulis pribadi dan emosional tanpa memperhatikan bentuk atau konvensi penulisan seperti ejaan, tanda baca, dan aturan tulisan. Ketika Anda menulis ekspresif, Anda tidak perlu menggunakan bahasa formal, Anda hanya perlu menggunakan bahasa sendiri dan menuliskan apa yang ingin Anda tulis.

Bagaimana Cara Menulis Ekspresif

John F. Evans memberikan teknik sederhana agar Anda dapat menulis ekspresif lebih maksimal. Tekniknya sebagai berikut :

  1. Waktu
    Ambil waktu 20 menit per hari selama 4 hari berturut-turut
  2. Topik
    Pilih topik yang menurut Anda sangat bersifat pribadi dan penting untuk Anda
  3. Tulis secara terus menerus
    Anda tidak perlu risau tentang aturan penulisan, tata bahasa dan lain sebagainya. Tulis apa yang ingin Anda tulis dan ekspresikan diri Anda
  4. Tulis hanya untuk diri Anda
    Jangan ragu untuk menuliskan hal-hal yang sangat pribadi. Apa yang Anda tulis hanya untuk diri Anda sendiri, jadi jangan malu atau risau tentang isi tulisan Anda. Hanya Anda yang tau apa yang Anda tuliskan
  5. Ketahui batasan Anda
    Ketika Anda mulai menuliskan sesuatu tetapi kemudian Anda merasa bahwa kejadian tersebut membuat Anda semakin stres, maka berhentilah menulis
  6. Harapkan sesuatu
    Ketika Anda selesai menulis ekpresif, mungkin Anda akan merasa sedikit sedih atau down tetapi hal ini akan hilang dalam satu atau dua jam

Kesimpulan

Menulis ekpsresif adalah salah satu cara efektif untuk meredakan stres. Menulis ekpresif bukan hanya menulis apa yang sudah atau sedang terjadi, tetapi Anda juga bisa menuliskan emosi apa yang sedang Anda rasakan baik emosi marah, sedih, jengkel, bahagia, dan lain sebagainya.

Ketika Anda mulai mencoba melakukan menulis ekspresif, maka stres Anda dapat berkurang. Untuk mendapat hasil yang maksimal Anda perlu untuk melakukan penulisan ekspresif secara terus-menerus

Referensi

Expressive Writing : What’s on your mind and in your heart ?  – Menjelaskan menulis ekspresif

Gambar diambil dari publicbroadcasting.net