Mengenal Perilaku Konformitas

Mengenal Perilaku Konformitas

Mengenal Perilaku Konformitas – Suatu kali seorang guru memberikan dua pilihan untuk dijawab oleh siswanya yang berjumlah 20 orang. Guru tersebut meminta siswa memilih dengan cara mengangkat tangan. Ketika guru mulai bertanya “Siapa yang mau memilih A ?” tidak satupun mengangkat tangan, kemudian guru tersebut bertanya lagi “Siapa yang mau memilih B ?” siswa tidak menjawab. Karena tidak ada yang menjawab, guru bertanya ulang “Siapa yang mau memilih A ?” akhirnya 5 orang mengangkat tangan, beberapa detik kemudian siswa lain mengangkat tangan, akhirnya siswa lain ikut mengangkat tangan dan menentukan pilihan. Pernahkah Anda mengalami situasi demikian ? Bagaimana Psikologi menjelaskan perilaku tersebut ? Simak ulasannya.

Definisi Perilaku Konformitas

Wikipedia mendefinisikan konformitas sebagai suatu jenis pengaruh sosial ketika seseorang mengubah sikap dan tingkah laku mereka agar sesuai dengan norma sosial yang ada. Crutchfield dalam Saul McLeoad menyatakan bahwa konformitas adalah “yielding to group pressures” yang artinya penyerahan terhadap kelompok penekan. Bentuk kelompok penekan bervariasi, contohnya kritik, bullying, persuasi dan lain sebagainya. Dapat disimpulkan bahwa konformitas berarti seseorang berperilaku sesuai dengan kelompoknya.

Jenness (dalam Saul McLoad) adalah psikolog pertama yang meneliti tentang perilaku konformitas. Jenness membuat sebuah eksperimen menggunakan situasi ambigu dengan melibatkan botol yang terisi penuh dengan kacang. Dia bertanya pada setiap partisipan secara pribadi untuk memperkirakan berapa banyak kacang yang ada dalam botol tersebut. Kemudian Jenness membawa botol dalam sebuah kelompok. Jannes meminta mereka untuk mendiskusikan berapa banyak banyak kacang yang ada dalam botol.

Partisipan kemudian diminta lagi memperkirakan jumlah kacang dalam botol guna meneliti apakah perkiraan pribadi akan tergantikan oleh perkiraan kelompok. Selanjutnya Jennes melakukan wawancara terhadap masing-masing partisipan dan bertanya apakah mereka ingin mengganti pilihan pribadi atau tetap menggunakan pilihan kelompok. Hasilnya adalah sebagian besar memilih untuk mengubah perkiraan pribadi dengan perkiraan kelompok.

Mengapa Individu melakukan Konformitas

Deutsch and Gerard (dalam International Encyclopedia of the Social Sciences) memberikan dua alasan mengapa manusia melakukan konformitas, yaitu :

  1. informational influence
    Deutsch and Gerard mendefinisikan informational influence as “influence to accept information obtained from another as evidence about reality”  (Deutsch and Gerard 1955, p. 629) atau yang berarti pengaruh untuk menerima informasi yang diterima oleh orang lain sebagai bukti sebuah fakta. Informational influence terjadi ketika seseorang mengubah perilaku menjadi lebih benar dengan cara mencari orang lain yang memiliki pengetahuan dan informasi yang baik. 
  2. normative influence
    Deutsch and Gerard (1955, p. 629) mendefinisikan normative influence as “influence to conform to the positive expectations of another” atau yang berarti pengaruh agar sesuai dengan harapan positif orang lain.

Tiga Tipe Konformitas

Tiga tipe konformitas adalah :

  1. Compliance berarti individu mungkin setuju dengan publik atau grup tertentu tetapi sebenarnya individu tersebut tidak setuju dengan pandangan atau perilaku kelompok. Individu memang bisa mengubah pandangannya, tetapi tidak akan berlangsung lama. Contohnya, seseorang ikut makan bakso ketika kelompoknya makan bakso, padahal sesungguhnya dia tidak terlalu menyukai bakso
  2. Internalisation berarti seseorang mengubah pandangannya didepan umum agar sesuai dengan kelompok, sementara itu individu juga setuju dengan kelompok secara pribadi. Internalisasi merupakan tipe konformitas yang paling dalam dimana pandangan atau kepercayaan kelompok menjadi bagian dari pandangan pribadi
  3. Identification terjadi ketika individu sesuai dengan tuntutan peran sosial, contoh guru, polisi, tentara dan lain sebagainya

Kesimpulan

Konformitas berarti pengaruh dari lingkungan sosial atau suatu kelompk yang menyebabkan individu mulai mengikuti pandangan suatu kelompok tersebut baik secara pribadi yang bersifat tetap atau sementara atau karena tuntutan peran sosial. Konformitas dapat bersifat positif atau negatif.

Referensi

Konformitas – Definisi Wikipedia

What is Conformity – Apakah konformitas itu (Saul McLoad)

Social Influence.International Encyclopedia of the Social Sciences. 2008. Encyclopedia.com. 23 Dec. 2015 <http://www.encyclopedia.com>.

Forbes – Gambar

Conformity / Majority Influence – Konformitas / Pengaruh utama